Tegas Ketua PC GP Ansor Sampang Menolak Paham Wahabi Masuk di Sampang

  • Whatsapp
banner 468x60

Sampang, Ansor – Seperti yang dilansir oleh media blok-a.com, Banner bertulis “Forum Warga Banyuanyar (FW) Tolak Pembangunan Markas Salafi-Wahabi” terpasang di lokasi pembangunan yang disinyalir kuat akan dijadikan markas Wahabi berkedok Rumah Tahfidz, Sabtu (20/8/2022).

Lokasi pembangunan terletak di seberang barat Jalan Diponegoro, Kabupaten Sampang. Nampak bangunan masih berupa dasar dengan tumpukan batu bata, pasir, bebatuan yang tertata di atas tanah seluas 5.500 meter persegi.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Muhammad Yusuf (35), salah satu warga mengaku kaget dan tidak mengetahui siapa yang memasang dan sejak kapan spanduk tersebut mulai terpasang. “Saya kaget juga, ketika lewat banner itu tiba-tiba sudah ada,” katanya.

Menurut Yusuf, kebenaran tulisan tersebut perlu diklarifikasi langsung kepada pihak yang bersangkutan, yakni pemilik tanah yang diduga akan membangun markas Salafi Wahabi di lokasi tersebut.

“Ini harus diklarifikasi langsung pada pemilik tanah, agar informasinya jelas dan tidak bias di kalangan warga Banyuanyar,” pintanya.

Dijelaskan, selama ini masyarakat Sampang khususnya warga Banyuanyar sudah tentram dan damai dalam melaksanakan ibadah dan amaliyah keagamaan. Jika benar-benar ada paham atau ada ideologi baru yang masuk, tentu akan sangat mengganggu.

“Selama hubungan masyarakat baik-baik saja, semua kegiatan yang ada berjalan baik sebagaimana mestinya, karena kedua orang itu ada di sini,” ucapnya.

Sikap tegas juga datang dari Ketua Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sampang, Sahabat Lora Amin Syafi’, jika informasi itu betul, dirinya dengan tegas menolak Paham Wahabi Masuk di Sampang dengan kedok Rumah Tahfidz.

”Kalau memang betul tanah tersebut akan dijadikan markas wahabi yang berkedok Rumah Tahfidz, kami menolak dengan keras”. Tegasnya.

Masih kata Lora Amin Syafi’, jangan sampai mengusik tradisi Amaliyah Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) An – Nahdliyah, dengan adanya paham wahebi, kerana di Sampang sudah tentram dan damai.

”Jangan usik kebiasaan kami, tradisi kami dengan adanya wahabi masuk ke sampang, kami di Sampang sudah tentram dan damai dalam bermasyarakat dan beramaliyah”. pada

Saat konfirmasi pihak pembangunan tersebut, belum ada jawaban yang pasti hingga berita ini. (Tim)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.