Gus Ali Mahrus : Bau Santri Atau Santri Bau ?

  • Whatsapp
banner 468x60

Sampang, Ansor – Memasuki Ibadah Puasa ke 13, Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor (MDS RA) PC GP Ansor Kabupaten Sampang, yang memiliki Program Poasa Khataman Keliling Rijalul Ansor (Pos Khamling RA), sudah keliling 8 (Delapan) PAC GP Ansor se – Kabupaten Sampang, saat ini masuk di PAC GP Ansor Sreseh. Sabtu Malam (24/04).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Tanfidziyah MWCNU Sreseh KH. Muhlis Razy Yusuf, KH. Mushoddaq, SH, Ketua PC ISNU Sampang Ubaidillah, M.Si, Ketua MDS RA PC GP Ansor Sampang Sahabat Gus Ali Mahrus, dan Sekretarisnya Sahabat Gus Syaiful Rizal, Kepala Satkorcab Banser Sampang Karimullah, S.Sos, SH, Rombongan PC GP Ansor Sampang, Ketua PAC GP Ansor Jrengik Sahabat Khoiruddin, dan juga dihadiri Ketua PAC Kedungdung Bangkalan Sahabat Gus As’ad Ilyas Khotib.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Seperti biasa, acara diawali dengan Khotmil Quran, dilanjutkan pembacaan Sholawat Burdah, Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Syubbanul Wathon, Mars Banser, selanjutnya Sambutan – Sambutan, diawali sambutan oleh Ketua PAC GP Ansor Sreseh Sahabat Gus Faruq Jabir.

Dalam Sambutannya, Sahabat Gus Faruq Jabir, mengatakan selamat datang di PAC GP Ansor Sreseh, dengan kehadiran Rombongan MDS RA PC GP Ansor Sampang, merupakan  kebanggaan yang luar biasa, dia pun meminta maaf jika ada kekurangan yang berupa tempat dan lain Рlain, dia meminta kemaklumannya.

Sedangkan sambutan kedua, yaitu Ketua Tanfidziyah MWCNU Sreseh, KH. Muhlis Razy Yusuf, meminta seluruh Kader Ansor – Banser Sreseh, bangga dengan atributnya, dan setiap kegiatan MWCNU Sreseh, untuk memakai seragam Ansor ataupun Banser, agar jati dirinya dapat terlihat oleh khalayak, walau MWCNU Sendiri masih tidak memiliki seragam resmi.

” Saya senang dengan kegiatan dan kesemangatan para Sahabat – Sahabat Ansor – Banser, oleh karena itu, kami meminta setiap acara ke NU an, pakailah seragam Ansor dan Bansernya, tampilkan kepada semua Masyarakat, maka dengan demikian dapat terlihat kiprahnya “. Singkatnya.

Untuk Sambutan ketiga (3), disampaikan oleh Kiai Muda, yaitu KH. Mushoddaq Kholili, SH, yang merupakan Ketua Komisi IV DPRD Sampang dari Fraksi PKB, jika ingin menjadi santrinya Muassis NU, maka gabunglah dengan NU yang muda di Ansor, walau dulu tidak pernah mengenyam pendidikan di Pesantren, dengan bergabung di Banom NU, dengan sendirinya sudah masuk dalam bagian Santri dari Muassis Nahdlatul Ulama.

” Ingin jadi santrinya Ulama NU gampang walau tak pernah Mondok, yaitu dengan cara berkhidmat di NU, baik melalui Ansor – Banser atau banom dan lembaga NU lainnya, maka kita semua merupakan santri dari KH. Hasyim Asy’ari “. Katanya.

Sambutan yang terakhir, yaitu, Ketua MDS RA PC GP Ansor Sampang Sahabat Gus Ali Mahrus, menyambungkan sambutan dari KH. Mushoddaq Kholili, agar para sahabat – sahabat Ansor maupun Banser Sreseh lebih mantap lagi berkhidmat di NU, diberi pilihan pertanyaan, yakni, Mau menjadi Bau Santri atau Santri Bau.

” Kita semua tinggal memilih, mau jadi santri yang bagaimana, apakah Bau Santri laksana Bau Nasi tentu enak, atau mau jadi Santri Bau seperti nasi bau artinya sudah basi, maka dari itu, seperti dauh KH. Hasyim Asy’ari, masuk lah NU dengan senang hati, maka akan merasakan manisnya NU seperti Madu “. Pungkasnya.

Acara tersebut kembali dilanjutkan dengan mengaji Kitab Fathul Qorib yang dibacakan oleh Kasatkoryon Banser Kedungdung Sampang Sahabat Syamsul, bab yang dibacakan tentang Zakat, dan terakhir ditutup acara tersebut dengan pembacaan Doa. Sekedar diketahui tempat acara dilaksanakan di Caffe Bhiru Desa Labuhan Sreseh, merupakan milik dari Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) MWCNU Sreseh.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *